skip to Main Content
Siklus Hidup Rayap

Siklus Hidup Rayap

Setiap makhluk hidup tentu mengalami pertumbuhan, begitu juga dengan rayap. Siklus hidup rayap atau proses pertumbuhan rayap dari telur menuju dewasa melalui metamorfosis, yaitu suatu proses perkembangan biologi pada hewan yang melibatkan perubahan penampilan fisik dan/atau struktur setelah kelahiran atau penetasan.

Siklus hidup rayap melalui tiga tahap, yaitu: Telur – Nimfa (Larva) – Dewasa (Imago). Karena tanpa melewati fase pupa atau pembentukan kepompong (Chrysalis), rayap termasuk serangga dengan metamorfosis tidak sempurna (Hemimetabola). Rayap muda (Larva/Nimfa) yang menetas mirip dengan induknya, tetapi ada organ yang belum muncul, misalnya sayap. Sayap akan muncul pada saat rayap dewasa (Imago). Rayap muda (Larva/Nimfa)  menuju dewasa mengalami pertumbuhan berulang dan pergantian kulit (Ekdisis), fase ini disebut fase Instar.

Saat pertama bertelur, betina mengeluarkan 4 – 15 butir telur berbentuk silindris, dengan bagian ujung yang membulat yang berwarna putih. Panjang telur bervariasi antara 1 – 1,5 mm. Telur akan menetas setelah berumur 8-11 hari. Setelah menetas dari telur, nimfa akan menjadi dewasa dengan melalui beberapa instar. Nimfa-nimfa yang sedang tumbuh akan diatur menjadi anggota kasta atau golongan oleh ratu.

Di dalam setiap koloni rayap terdapat tiga kasta atau golongan yang memiliki bentuk yang berbeda sesuai dengan fungsinya masing-masing, yaitu: Kasta Prajurit, Kasta Pekerja dan Kasta Reproduktif.

1. Kasta Pekerja

Kasta PekerjaKasta Pekerja dapat disebut sebagai “inti koloni rayap”, karena sekitar 80-90% anggota koloni rayap terdiri dari kasta pekerja. Tugas mereka mencari dan menyimpan makanan, merawat induk dan larva, membangun dan memperbaiki sarang. Rayap pekerja memiliki aktivitas paling tinggi baik di dalam sarang maupun di luar sarang. Rayap inilah yang menyebabkan kerusakan jenis tanaman, kayu, mebel, dan bahan berselulosa lainnya.

Kasta pekerja umumnya berwarna pucat dengan kutikula hanya sedikit mengalami penebalan sehingga tampak menyerupai nimfa. Umur kasta pekerja dapat mencapai 19 – 24 bulan.

2. Kasta Prajurit

Kasta PrajuritKasta Prajurit bertugas menjaga sarang dan keseluruhan koloni. Rayap jenis ini memiliki rahang yang besar sehingga mereka tidak bisa makan sendiri, mereka bergantung pada rayap pekerja untuk menyuapi mereka makanan. Berdasarkan bentuk dari kasta prajuritnya, rayap dapat dibedakan atas 2 kelompok, yaitu Tipe Mandibulate dan Tipe Nasuti. Pada tipe mandibulate prajurit-prajurit mempunyai rahang (Mandibel) yang kuat dan besar tanpa rostum, sedangkan tipe nasuti mempunyai rostum yang panjang tapi mandibelnya kecil.

Rayap prajurit mampu menyerang musuh dengan mandibel yang dapat menusuk, mengiris, dan menjepit. Kasta  prajurit dari spesies Coptotermes spp. dapat menyemprotkan cairan berwarna putih susu dari lubang kecil pada kepalanya (Frontal Gland), yang bersifat racun bagi musuh alami. Rayap prajurit dan rayap pekerja sama-sama tidak memiliki mata dan biasanya hidup maksimal dua tahun.

3. Kasta Reproduktif (Laron/Alates)

laronKasta Reproduktif (Laron/Alates) memiliki mata yang tidak dimiliki oleh rayap pekerja atau rayap prajurit. Rayap-rayap ini mempunyai sayap yang diperlukan untuk berpindah tempat untuk membangun koloni baru, dua pasang sayap dengan ukuran sama akan muncul dari punggung mereka. Karena hal inilah rayap diklasifikasikan dalam ordo Isoptera ( iso = sama dan pteron = sayap).

Laron adalah calon raja dan ratu koloni baru nantinya. Untuk menemukan pasangan, laron akan terbang dan berkumpul di mana ada cahaya terang. Sayap mereka sangat rapuh dan akan segera rontok begitu mereka telah menemukan pasangan dan mencari tempat untuk membangun koloni baru. Setelah menjadi ratu, tubuh laron betina akan mengalami obesitas, karena tujuan hidupnya hingga mati adalah bertelur untuk koloni.

Ratu rayap dapat memproduksi telur setiap tiga detik, siang dan malam sekitar 30.000 telur setiap harinya. Ratu rayap merupakan serangga dengan umur terpanjang di dunia, karena dapat hidup 15-25 tahun pada kondisi ideal. Kebanyakan serangga hanya hidup dalaman hitungan bulan atau hari, bahkan Lalat Capung (Mayfly) yang merupakan serangga dengan umur terpendek di dunia hanya hidup dalam hitungan jam.

Perkembangan hidup rayap sebagian besar diatur dalam koloni dan terisolir dari pengaruh nimfa sesuai dengan kebutuhan koloni. Biasanya koloni yang sedang bertumbuh subur memiliki pekerja yang sangat banyak dengan jumlah prajurit yang sedikit (kurang lebih 2-4 persen). Sedangkan koloni yang mengalami banyak gangguan, misalnya karena terdapat banyak semut disekitarnya akan membentuk lebih banyak prajurit (7-10 persen), karena diperlukan untuk mempertahankan sarang.

Jika Anda membutuhkan Jasa Anti Rayap, hubungi kami melalui:

  • Hotline       : 0857 1457 0006 (WhatsApp/Telegram)
  • Email         : info@dokterrayap.com
This Post Has 2 Comments
  1. Hello my name is Natalie and I just wanted to drop you a quick message here instead of calling you. I discovered your Siklus Hidup Rayap – Dr. Rayap page and noticed you could have a lot more traffic. I have found that the key to running a popular website is making sure the visitors you are getting are interested in your subject matter. There is a company that you can get keyword targeted traffic from and they let you try the service for free for 7 days. I managed to get over 300 targeted visitors to day to my site. Check it out here: http://yxbp.com/5kje

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
Back To Top