skip to Main Content
Mengenal Rayap, Si Hama Perusak Kayu

Mengenal Rayap, Si Hama Perusak Kayu

RayapRayap sangat dikenal karena dianggap sebagai hama perusak kayu atau hama perkebunan. Di daerah Jawa, mereka dikenal dengan sebutan Rangas, di tempat lain disebut Rinyuh/Sumpiyuh (Sunda), Hapang (Batak)Anai-anai (Melayu) atau Termite (Inggris).

Menurut kamus Bahasa Indonesia, Rayap adalah jenis serangga (seperti semut) berwarna putih, yang memakan kayu (Selulosa)Selulosa adalah senyawa organik yang paling disukai rayap, sekitar 33% dari semua materi tanaman adalah selulosa.

Makanan utama mereka selain selulosa pada kayu, juga selulosa yang terdapat pada sabut kelapa, rumput, kertas, karton, tekstil dan kulit-kulit tanaman. Mereka juga mengkonsumsi jamur sebagai bahan makanannya. Kelompok rayap dari sub-famili Mastotermetinae (Famili Termitidae) membudidayakan jamur Termitomyces (Basidiomycetes) dalam koloninya, jamur ini dimakan oleh anggota koloni yang masih muda. Rayap juga ada yang mengkomsumsi tanah yang mengandung mineral, karbohidrat, mikroorganisme tanah dan polyphenolic. Sekitar 60% dari famili termitidae mengkomsumsi tanah sebagai bahan makanannya.

Karena perilakunya yang mirip dengan semut, rayap sering disebut juga semut putih (White Ant). Penampilan mereka memang mirip semut, tetapi perbedaannya cukup banyak, bahkan semut merupakan salah satu musuh utama dari rayap.

Perbedaan rayap dengan semut antara lain:

  1. Dari segi sistematika/filogenetika semut mendekati golongan lebah, sehingga kedua serangga ini dicakup dalam Ordo Hymenoptera (bersayap selaput). Sedangkan rayap termasuk dalam Ordo Isoptera (bahasaYunani, “iso” berarti sama dan “ptera” berarti sayap). Nama ini mengacu pada kasta reproduksi dimana mereka memiliki sepasang sayap dengan bentuk dan ukuran antara sayap depan dan sayap belakang yang sama.Rayap vs Semut
  2. Dari perilaku hidupnya, semut mencari makan di daerah terbuka, sedangkan rayap sebaliknya. Mereka selalu membawa tanah dan membangun tabung lumpur ke permukaan dan ke dalam kayu dimana mereka makan untuk mempertahankan kelembaban dan untuk melindungi mereka dari predator.
  3. Perkembangan hidup mereka melalui metamorfosa hemimetabola, yaitu secara bertahap, yang secara teori melalui stadium (tahap pertum­buhan) telur, nimfa dan dewasa. Pada semut, perkembangan hidup mereka melalui holometabola, yaitu melalui tahap-tahap pertumbuhan telur, larva, nimfa dan dewasa (alates dan pekerja yang tak bersayap).

Rayap sebenarnya termasuk binatang purba karena sudah ada sejak 200 juta tahun silam, diduga lebih tua dari manusia.

Ciri-Ciri Rayap

Rayap hidup berkoloni, dan setiap koloni terdiri dari tiga kasta (golongan), yaitu Kasta Pekerja, Kasta Prajurit/Tentara dan Kasta Reproduktif (Laron/Alates)Kita bisa mengenali rayap dengan melihat ciri fisiknya.
  1. Kasta pekerja berbentuk kecil, berwarna putih, mereka bertugas mencari makanan untuk menghidupi seluruh koloninya. Sekitar 80% – 90% populasi koloni mereka merupakan kasta pekerja. Kasta pekerja inilah yang melakukan kerusakan pada aset-aset milik manusia dan bahan berlignoselulosa lainnya.
  2. Kasta prajurit berwarna kemerahan, mempunyai kepala besar dan bercapit, mereka bertugas melindungi koloninya dari predator atau perusak sarang mereka.
  3. Kasta Reproduktif (Laron/Alates) adalah rayap yang mempunyai sayap, yang nantinya akan menjadi ratu dan raja. Ratu mereka mempunyai tubuh yang besar dibagian perutnya dan tugasnya hanya bertelur.Koloni Rayap

Perilaku Rayap

Rayap mempunyai sifat dan perilaku yang sangat berbeda dibanding dengan serangga lainnya, antara lain:

  1. Saling Menyuapi atau Tropallaxis. Perilaku saling menyuapi atau tropalaksis adalah transfer material (makanan, senyawa kimia dan protozoa) dalam satu koloni, melalui mulut (Stomadeal) atau melalui anus (Proctodeal). Perilaku ini merupakan perilaku yang penting , karena kasta prajurit dan kasta reproduktif (ratu dan raja) tidak bisa mencari makanan sendiri, sumber makanan mereka diperoleh dari kasta pekerja.
  2. Senang Bersembunyi atau Cryptobiotik. Mereka sangat peka terhadap cahaya, sehingga  menyukai tempat yang gelap, terlidung dari cahaya dan sinar matahari.
  3. Mengembara atau Foraging. Mereka suka mengembara untuk mencari makan secara kontinyu dan dilakukan secara acak.
  4. Kanibalistik yaitu memakan individu lain yang sakit atau lemas.
  5. Neurophagy yaitu memakan bangkai individu lainnya.

Sistem Komunikasi Rayap

Rayap mempunyai sistem penglihatan yang buruk bahkan mendekati buta, mereka berkomunikasi melalui suara dan senyawa kimia.

Organ Sensor Rayap

Rayap mempunyai beberapa organ sensor, yaitu:

  1. Mulut sebagai pengecap rasa.
  2. Feromon, yaitu senyawa kimia yang dikeluarkan oleh tubuh mereka, yang digunakan untuk peringatan apabila ada musuh, peringatan ada sumber makanan, pembangunan sarang dan perkawinan.
  3. Antena, berfungsi mendeteksi feromon serta sumber air/kelembaban.

Jika Anda membutuhkan Jasa Anti Rayap, hubungi kami melalui:

  • Hotline       : 0857 1457 0006 (WhatsApp/Telegram)
  • Email         : info@dokterrayap.com
This Post Has 8 Comments
  1. I was just looking at your Mengenal Rayap, Si Hama Perusak Kayu – Dr. Rayap site and see that your website has the potential to get a lot of visitors. I just want to tell you, In case you don’t already know… There is a website service which already has more than 16 million users, and most of the users are looking for websites like yours. By getting your site on this service you have a chance to get your site more popular than you can imagine. It is free to sign up and you can read more about it here: http://soheavyblog.com/1m – Now, let me ask you… Do you need your website to be successful to maintain your way of life? Do you need targeted traffic who are interested in the services and products you offer? Are looking for exposure, to increase sales, and to quickly develop awareness for your site? If your answer is YES, you can achieve these things only if you get your website on the service I am talking about. This traffic service advertises you to thousands, while also giving you a chance to test the network before paying anything. All the popular blogs are using this service to boost their traffic and ad revenue! Why aren’t you? And what is better than traffic? It’s recurring traffic! That’s how running a successful website works… Here’s to your success! Read more here: http://maak.me/s0p1j

  2. I am really inspired with your writing skills and also with the layout on your
    weblog. Is this a paid subject or did you customize it your self?
    Anyway stay up the excellent high quality writing, it is rare to see a great blog like
    this one today..

  3. I decided to leave a message here on your Mengenal Rayap, Si Hama Perusak Kayu page instead of calling you. Do you need more likes for your Facebook Fan Page? The more people that LIKE your website and fanpage on Facebook, the more credibility you will have with new visitors. It works the same for Twitter, Instagram and Youtube. When people visit your page and see that you have a lot of followers, they now want to follow you too. They too want to know what all the hype is and why all those people are following you. Get some free likes, followers, and views just for trying this service: http://v-doc.co/nm/39zu3 Unsubscribe here: http://corta.co/eXu

  4. Sy merupakan anak rantau dan kebetulan baru pindah kost. Di kost yg baru ini kalau malam hari saat lampu kamar di matikan krna hendak tidur, selalu saja muncul laron2 kecil yg entah darimana asalnya. Berterbangan mengganggu sekali.
    Kira2, ciri2 sarang rayap seperti apa ya?
    Krna kamar sebelah sy tdk ada rayap nya.

    1. Terimakasih sdh berkomentar. Laron kecil biasanya dr jenis rayap Coptotermes atau rayap Cryptotermes. Dua jenis rayap tsb bisa bersarang di atas plafon,di belakang lemari, dibalik dinding, ditumpukan kardus, bisa jg dari luar kamar kos. Atau jika laron tsb menggigit berarti laron dari semut. Ciri2 sarang rayap bisa di lihat disini.

  5. This is really interesting, You’re a very skilled blogger.
    I’ve joined your feed and look forward to seeking more of your great post.
    Also, I have shared your website in my social networks!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
Back To Top